ENVIRONMENT GRAPHIC DESIGN UNTUK IDENTITAS VISUAL MUSEUM SANGIRAN SEBAGAI PENGEMBANGAN PARIWISATA SITUS PURBAKALA DI KABUPATEN SRAGEN LAPORAN KEMAJUAN PENELITIAN HIBAH BERSAING

Downloads

Downloads per month over past year

Prilosadoso, Basnendar Herry and Panindias, Asmoro Nurhadi (2016) ENVIRONMENT GRAPHIC DESIGN UNTUK IDENTITAS VISUAL MUSEUM SANGIRAN SEBAGAI PENGEMBANGAN PARIWISATA SITUS PURBAKALA DI KABUPATEN SRAGEN LAPORAN KEMAJUAN PENELITIAN HIBAH BERSAING. Project Report. Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Surakarta. (Unpublished)

[img] Text
laporan_akhir_BASNENDAR_H_PRILOSADOSO.pdf

Download (5MB)

Abstract

Museum Manusia Purba Sangiran yang kemudian sering disebut dengan Museum Sangiran merupakan sebuah museum situs purbakala yang terkenal di dunia arkeologi karena hampir 50% temuan Homo Erectus berasal dari Sangiran, bahkan UNESCO telah menjadikan Museum Sangiran sebagai warisan dunia semenjak 5 Desember 1996. Museum Sangiran mempunyai kewajiban untuk ikut serta dalam peningkatan kualitas dan kompetensi warga sekitar. Daya tarik museum diharapkan akan meningkatkan jumlah kunjungan sehingga peran masyarakat dapat lebih ditingkatkan. Tanda-tanda petunjuk berupa sign system dan wayfinding merupakan bagian dari grafis lingkungan. Environment Graphic Design (EGD) atau dikenal dengan grafis lingkungan merupakan segala bentuk grafis yang berda di sebuah lingkungan, EGD dalam sebuah kawasan khususnya museum sangat diperlukan karena informasi yang disampaikan secara menarik akan meningkatkan minat pengunjung. Museum Sagiran sebagai daya tarik utama sumber ilmu pengetahuan dan pariwisata situs purbakala di Kabupaten Sragen khususnya di kawasan Sangiran perlu menguatkan identitasnya. Semakin banyak pengunjung yang tertarik dan berkunjung ke situs purbakala Museum Sangiran maka akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar museum. Tujuan dari kekaryaan desain komunikasi visual ini adalah untuk memecahkan masalah dalam merancang Environment Graphic Design (EGD) di lingkunan Museum Sangiran Klaster Krikilan dengan menguatkan image potensi lingkungan sebagai situs purbakala melalui media komunikasi visual.Peningkatan kualitas dan meningkatkan kunjungan wisata merupakan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini mentargetkan dua target, yaitu target pertama adalah menghasilkan prototype (perancangan desain/prototip) EGD sebagai identitas visual Museum Sangiran dan keseluruhan rangkaian signage, identification sign, information sign, direction sign dan aplikasinya.Target kedua hasil penelitian tahun pertama, ditulis pada jurnal ilmiah. Penelitian dilakukan dengan penelitian kualitatif.Menggunakan model perancangan milik Surianto Rustan dan Gibson, lebih menekankan pada model analisis data kualitatif menggunakan pendekatan visual brainstorming.

Type: Monograph (Project Report)
Not controling keyword: Identitas visual, Environment Graphic Design, Museum Sangiran
Subject: 1. ISI Surakarta > Desain Komunikasi Visual
Divisions: Faculty of Fine Art and Design > School of Visual Communication Design
User deposit: UPT. Perpustakaan
Datestamp: 11 Apr 2018 06:26
Last mod: 11 Apr 2018 06:26
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/2337

Actions (login required)

View item View item