ADAPTASI DAN NEGOSIASI KOLEKTIF PERTUNJUKAN MOP-MOP BERBASIS KOMUNITAS DI ACEH

Rasyidin, Rasyidin (2025) ADAPTASI DAN NEGOSIASI KOLEKTIF PERTUNJUKAN MOP-MOP BERBASIS KOMUNITAS DI ACEH. Doctoral thesis, ISI Surakarta.

[thumbnail of DISERTASI RASYIDIN 2025 pot.pdf] Text
DISERTASI RASYIDIN 2025 pot.pdf

Download (1MB)

Abstract

Mop-Mop, sebagai pertunjukan rakyat dari Aceh, mengalami kemunduran
eksistensial, minimnya dukungan, serta pergeseran preferensi generasi
muda.Disertasi ini bertujuan untuk menganalisis transformasi Mop-Mop
dalam konteks revitalisasi. Selain itu, disertasi ini bertujuan mengidentifikasi
model pertunjukan dan faktor kemundurannya, serta merumuskan model
revitalisasi berbasis negosiasi kebijakan budaya, digitalisasi, serta peran
komunitas seni.
Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif aplikatif
dengan studi kasus eksploratif di Pidie, Aceh Utara, dan Banda Aceh. Teknik
pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif,
dan studi dokumentasi terhadap pelaku Mop-Mop. Analisis data dilakukan
dengan metode tematik menggunakan kerangka teoritik dari Richard
Schechner (restored behavior), Jan Assmann (cultural memory), George Yúdice
(kebijakan budaya), dan Henry Jenkins (participatory culture).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mop-Mop mengalami restorasi bentuk
dan fungsi dari hiburan rakyat menjadi hiburan urban yang terfragmentasi.
Hasil analisis menyatakan Seni Pertunjukan Mop-Mop bukan seni tradisional
akan tetapi seni pertunjukan Mop-Mop berbasis Teater Rakyat Aceh yang
tumbuh sejak tahun 1970-an. Kemundurannya disebabkan oleh lemahnya
regenerasi, komersialisasi ruang budaya, serta inkonsistensi kebijakan
kebudayaan.
Disertasi ini menawarkan model revitalisasi dan reinterpretasi Mop-Mop
berbasis integrasi antara kebijakan afirmatif negara, penguatan komunitas
sebagai agen budaya, dan optimalisasi teknologi digital sebagai ruang
pertunjukan dan dokumentasi. Model ini diharapkan menjadi strategi
negosiasi untuk pelestarian yang adaptif terhadap perubahan zaman dan
relevan bagi penguatan identitas budaya lokal.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Mop-Mop, seni pertunjukan lisan, revitalisasi budaya, kebijakan budaya, komunitas seni, digitalisasi.
Subjects: 1. ISI Surakarta > Penciptaan dan Pengkajian Seni
Divisions: Faculty of Graduate Programs > School of Doctoral Program (S3)
Depositing User: Nyono Nyono Nyono
Date Deposited: 11 May 2026 03:21
Last Modified: 11 May 2026 03:21
URI: https://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/8116

Actions (login required)

View Item
View Item