Setiawan, Aris (2026) Insomnia dan Musik. Kompas Id. ISSN -
|
Text
Kompas 3 April 2026.pdf Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (275kB) |
Abstract
Artikel ini membahas meningkatnya gangguan tidur di Indonesia yang kini dialami secara kolektif, dengan lebih dari separuh populasi dewasa tidur kurang dari tujuh jam per hari. Fenomena ini tidak lagi bersifat insidental, melainkan telah menjadi pola yang berdampak pada kualitas hidup masyarakat. Dalam konteks tersebut, artikel menyoroti peran musik sebagai faktor yang memengaruhi kualitas tidur, merujuk pada riset terbaru tahun 2026 mengenai pengaruh lirik dan tingkat familiaritas musik. Temuan menunjukkan bahwa musik instrumental yang familiar cenderung membantu mempercepat rasa kantuk, sementara musik berlirik, terutama yang dipahami oleh pendengar, justru menghambat proses tidur. Lirik memicu keterlibatan kognitif dan emosional, seperti keinginan untuk bernyanyi atau mengikuti alur cerita lagu, sehingga meningkatkan fokus alih-alih relaksasi. Lebih jauh, artikel mengungkap dimensi psikologis dari kebiasaan mendengarkan musik sebelum tidur, di mana lagu-lagu tertentu dapat membangkitkan ingatan personal dan emosi mendalam, termasuk kesedihan dan kecemasan. Kondisi ini memperburuk kualitas tidur karena individu terjebak dalam refleksi emosional yang intens. Dengan demikian, artikel menegaskan bahwa pilihan jenis musik memiliki implikasi signifikan terhadap kesehatan tidur dan kesejahteraan mental.
| Type: | Article |
|---|---|
| Not controling keyword: | kualitas tidur, musik berlirik, kesehatan mental |
| Subject: | 1. ISI Surakarta > Etnomusikologi |
| Divisions: | Faculty of Performance Arts > School of Etnomusicology |
| User deposit: | UPT. Perpustakaan |
| Datestamp: | 30 Apr 2026 04:32 |
| Last mod: | 30 Apr 2026 04:33 |
| URI: | https://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/8096 |
Actions (login required)
![]() |
View item |
