eprintid: 641 rev_number: 7 eprint_status: archive userid: 15 dir: disk0/00/00/06/41 datestamp: 2016-11-24 02:24:28 lastmod: 2016-11-24 02:24:28 status_changed: 2016-11-24 02:24:28 type: other metadata_visibility: show creators_name: Handriyotopo, Handriyotopo creators_name: Prilosadoso, Basnendar Herry creators_name: Rachman, Anung title: LAPORAN AKHIR IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM): IbM PELATIHAN KERAJINAN SEPATU LUKIS UNTUK SISWA SLB (SEKOLAH LUAR BIASA) DI SURAKARTA ispublished: unpub subjects: AF divisions: sch_soc full_text_status: public keywords: Ketrampilan, Sepatu Lukis, Siswa SLB, Media Pembelajaran abstract: Istilah penderita atau penyandang cacat cenderung membangun anggapan bahwa kecacatan adalah suatu beban dan dijadikan stigma negatif dalam masyarakat yang menutup kesempatan bagi kelompok difable untuk ikut berpartisipasi dalam masyarakat. Jaminan atas kemudahan fasilitas difable tersebut harus disediakan pemerintah dalam mewujudkan kesamaan kesempatan dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan. Pelatihan keterampilan sepatu lukis bagi siswa SLB (Sekolah Luar Biasa) ini dipilih berdasarkan bahwa ketrampilan ini hasil dari kerajinan sepatu lukis sangat prospektif sebagai bagian dari perkembangan industri kreatif di Indonesia, ketrampilan yang menghasilkan sebuah karya kerajinan dengan penekanan pada karya handmade dan aspek orisinalitas (satu pasang sepatu lukis dengan satu desain). Sepatu lukis masih menggunakan teknologi yang sederhana dan manual, sehingga para penyandang khusus (difable) masih mampu membuat kerajinan tersebut. Selain itu, masih minimnya pelatihan baik formal maupun informal yang memberikan materi pelatihan sepatu lukis, ketrampilan ini tidak memerlukan modal yang besar, tidak memerlukan tempat yang luas, serta masih luas pangsa pasar dalam menerima hasil karya sepatu lukis. Melalui penggabungan antara teori dan praktek melalui media pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan, sehingga materi ketrampilan sepatu lukis dapat diterima oleh peserta dari SLB sebagai mitra Ipteks Bagi Masyarakat. Kondisi mitra kegiatan IbM tersebut yaitu SLB Bina Karya Insani, Karanganyar dan SLB Panca Bakti Mulia, Surakarta mempunyai tiga aspek permasalahan, yaitu : masih kurangnya perhatian masyarakat dan pemerintah dalam menyelenggarakan pelatihan keterampilan untuk memberi bekal selain sebagai mengasah mental dan ketrampilan, masih minimnya aksesbilitas akan pelatihan ketrampilan sepatu lukis dan jenis ketrampilan lainnya dalam kegiatan untuk meningkatkan skills yang bermanfaat bagi pengembangan diri dan sebagai bekal untuk berbaur dan hidup bermasyarakat, dan adanya kendala media pembelajaran yang disebabkan oleh belum ada lembaga pelatihan ketrampilan yang menyediakan media yang tepat dalam proses pembelajarannya. Kata Kunci : Ketrampilan, Sepatu Lukis, Siswa SLB, Media Pembelajaran date: 2014-11-24 publisher: ISI Surakarta referencetext: DAFTAR PUSTAKA Data Online LAMPIRAN BORANG CAPAIAN ARTIKEL PROFIL POSTER MAKALAH FOTO DOKUMENTASI KLIPING ARTIKEL LOGBOOK MODUL citation: Handriyotopo, Handriyotopo and Prilosadoso, Basnendar Herry and Rachman, Anung (2014) LAPORAN AKHIR IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM): IbM PELATIHAN KERAJINAN SEPATU LUKIS UNTUK SISWA SLB (SEKOLAH LUAR BIASA) DI SURAKARTA. ISI Surakarta. (Unpublished) document_url: http://repository.isi-ska.ac.id/641/1/IbM%20IbM%20PELATIHAN%20KERAJINAN%20SEPATU%20LUKIS%20UNTUK%20SISWA%20SLB%20%28SEKOLAH%20LUAR%20BIASA%29%20DI%20SURAKARTA%20Handryotopo.pdf