eprintid: 140 rev_number: 12 eprint_status: archive userid: 14 dir: disk0/00/00/01/40 datestamp: 2016-10-05 06:47:45 lastmod: 2016-10-05 06:47:45 status_changed: 2016-10-05 06:47:45 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Lubis, Mariana title: BUNYI GENIKNG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DALAM MASYARAKAT DAYAK RENTENUUKNG ispublished: pub subjects: AM divisions: sch_civ full_text_status: public keywords: Bunyi Genikng, Suku Dayak abstract: MARIANA LUBIS. BUNYI GENIKNG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DALAM MASYARAKAT DAYAK RENTENUUKNG. Skripsi, Surakarta: Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indones ia Surakarta, Januari, 2013 (xv + 83 halaman). Penelitian ini dilatarbelakangi atas fenomena fungsi genikng dalam masyarakat Dayak Rentenuung. Khususnya di Desa Linggang Bi gung Kutai Barat Kalimantan Timur. Di desa tersebut, genikng ini digunakan oleh masyarakat dalam hampir seluruh aspek kehidupan dari mulai upacara kelahiran, kehidupan bermasyarakat, sampai upacara kematian. Instrumen ini, melalui bunyi atau paduan bunyiny a, difungsikan sebagai media komunikasi yang dipercaya dapat mempersatukan hubungan antar warga maupun hubungan warga dengan alam dan dunia supranatural. Penjelasan mengenai alasan -alasan fungsional serta faktor - faktor yang mempengaruhi hal tersebut menjadi fokus persoalan dari penelitian ini. Adapun persoalan yang ingin dijelaskan dalam penelitian ini adalah: (1) Mengapa genikng dipilih sebagai alat komunikasi warga Rentenuukng. (2) Bagaimana operasional genikng dari fungsi komunikasi melalui tabuhan bunyi genikng . Demi menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan etnomusikologi yang ditunjang dengan teori dan konsep- konsep komunikasi. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan metode etnografi, teknik -teknik pengamatan, wawancara, perekaman, transkrip, pencatatan lapangan dan studi pustaka. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan. Komunikasi dengan genikng terbagi dua dalam bentuk komunikasi horizontal dan komunikasi vertikal. Komunikasi horizontal adalah komunikasi yang mengacu pada sikap dan prikaku masyarakat dalam menanggapi bunyi tersebut. Terutama digunakan dan difungsikan sebagai tanda panggil atau pemberitahu tentang sebuah peristiwa sosial gotong royong atau kematian. Sementara komunikasi vertikal merupakan komunikasi yang terjalin antara dunia nyata dan dunia supranatural (roh), digunakan dan difungsikan dalam upacara pengobatan yang mengundang roh -roh. date: 2013-02-01 date_type: published pages: 98 institution: INSTITUT SENI INDONESIA (ISI) SURAKARTA department: FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN thesis_type: s1 thesis_name: ssn refereed: TRUE official_url: http://sipadu.isi-ska.ac.id/sigilib/skripsi/Mariana_Lubis.pdf referencetext: hal. 70 citation: Lubis, Mariana (2013) BUNYI GENIKNG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DALAM MASYARAKAT DAYAK RENTENUUKNG. S1 thesis, INSTITUT SENI INDONESIA (ISI) SURAKARTA. document_url: http://repository.isi-ska.ac.id/140/1/Mariana_Lubis.pdf document_url: http://repository.isi-ska.ac.id/140/2/Mariana_Lubis.pdf