%I INSTITUT SENI INDONESIA (ISI) SURAKARTA %A Santoso Santoso %L eprintsOLD109 %T TARI TURONGGO SETO;SEBUAH KREASI BARU BERBASIS RAKYAT %X Skripsi dengan judul “Tari Turonggo Seto; sebuah Kreasi Baru Berbasis Raky at” merupakan kajian yang memfokuskan pengamatannya pada persoalan tari kreasi baru Turonggo Seto . Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk (1) mengetahui wujud tari Kreasi Baru Turonggo Seto , dan (2) mengetahui faktor -faktor yang mengakibatkan terbentuknya tari kreasi baru Turonggo Seto . Asumsi yang dibangun dalam penelitian ini adalah bahwa hadirnya tari Turonggo Seto sebagai tari kreasi baru merupakan kreativitas , tindakan seniman tari dan sekaligus dorongan terhadap pemenuhan kebutuhan estetis tari masyarakat Desa Samiran , Kecamatan Selo , Kabupaten Boyolali yang menghendaki kebaruan dalam sajian tari. Selain itu, tari Turonggo Seto dari tari rakyat menuju tari kreasi baru tidak dapat terlepas dari cara senimannya dalam mengambil unsur -unsur tari sebe lumnya dan mengkombinasikan kembali unsur -unsur tersebut dengan cara-cara baru dan menciptakan bentuk-bentuk baru. Penelitian ini menggunakan konsep “kreasi baru” sebagai pendekatan dalam menjawab persoalan. Kreasi baru dalam konteks ini merupakan implika si dari proses dinamis yang dilakukan seniman tari Turonggo Seto . Kedinamisan tersebut tidak dapat terlepas dari pengungkapan ide senimannya untuk melakukan pengembangan tari. Pengembangan tersebut dilakukan melalui tahapan interpretasi. Interpretasi berko relasi dengan tari-tari sebelumnya, yakni tari Reog Mardi Utomo dan tari Turonggo Kencono . Upaya reflektif pemaknaan kesenian masa lalu memperlihatkan, kehidupan kesenian tradisi onal di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali tidak dapat lepas dar i aspek seni tari yang ada sebelumnya. Perwujudan tari Turonggo Seto disebabkan oleh hubungan timbal balik antara tindakan kreatif dan “hasrat hiburan” yang d imiliki masyarakat Desa Samiran. Tindakan kreatif dan “hasrat hiburan” dipengaruhi proses interaks i sosial di antara sesama anggota masyarakat pendukung. Melalui interaksi sosial masyarakat pendukung tari Turonggo Seto , keberadaan tari Turonggo Seto sebagai kesenian rakyat dapat hadir di tengah -tengah masyarakat Desa Samiran secara nyata. Penelitian ini menggunakan data -data kualitatif yang selanjutnya dianalisis dan hasilnya dijelaskan secara deskriptif analitis . Hasil analisis disimpu lkan bahwa hipotesa yang diaju kan memperlihatkan kebenarannya , realitas hadirnya tari kreasi baru Turonggo Seto diseba bkan oleh tiga fak tor , (1) faktor tindakan seniman tari, (2) faktor kreativitas penari, dan (3) pemenuhan kebutuhan estetis tari. Melalui tiga faktor tersebut tari kreasi baru Turonggo Seto mampu hadir secara kokoh di tengah -tengah masyarakat Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. %D 2014 %K Tari Turonggo Seto, Kuda Lumping, Tari Rakyat, Tari Kreasi Baru