PROSIDING SEMINAR NASIONAL ESTETIKA NUSANTARA

Downloads

Downloads per month over past year

(Sony Kartika), Dharsono and Sutrisno, Mudji and Sumarjo, Jakob and Ali, Matius and Simatupang, G.R. Lono Lastoro and Widayat, Rahmanu and Pujiyanto, Pujiyanto and Marwati, Sri (2010) PROSIDING SEMINAR NASIONAL ESTETIKA NUSANTARA. ISI Press untuk Program Pascasarjana ISI Surakarta. pp. 1-156. ISSN 978-602-8755-29-0

[img] Text
PROSIDING ESTETIKA NUSANTARA.pdf

Download (6MB)

Abstract

Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan penyayang saya menyambut terbitnya Prosiding Seminar Estetika Nusantara dengan pembicara para pakar yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Seminar ini telah terselenggara pada tanggal 4 Nopember 2010. Pengetahuan yang dapat kita serap dari seminar ini, kecuali paparan para pembicara, juga yang lebih penting lagi dialog yang terjadi dalam seminar itu ditambah dengan suplemen makalah dari beberapa peserta yang telah dipilih oleh Panitia Pengarah. Para pemakalah dan penulis suplemen makalah adalah Jokob Sumardjo; Matius Ali; Mudji Sutrisno, S.J.; G.R. Lono L. Sipatupang; Dharsono; Rahmanu Widayat; Pujiyanto; dan Marwati. Tujuan seminar ini bagi ISI Surakarta sudah jelas yaitu untuk menjaring pengetahuan guna menyempurkanan bahan pendidikan bagi para calon seniman dan cendekiawan seni yang melakuan studi di ISI Surakarta. Harapannya dengan berbagai seminar seperti itu ISI Surakarta dapat meramu bahan pendidikan yang makin match dengan permasalahan bangsa Indonesia yang berpangkal pada masalah budaya lewat penanganan seni Nusantara. Agaknya pendidikan seni di Indonesia ini belum mempunyai orang tua asuh. Sebab orang-orang yang sebenarnya dapat menjadi orang tua asuh pendidikan seni masih terbelenggu dengan kaidah ilmu positif yang telah ada sehingga pertumbuhan disiplin seni belum dapat berjalan wajar. Seni masih diletakan sebagai obyek ilmu positif yang telah berkembang. Padahal kalau seni sudah menyatakan dirinya sebagai sebuah disiplin harus tumbuh dari berbagai pengalaman yang telah dilaksanakan beratus bahkan beribu tahun di dunia ini. Khususnya untuk seni nusantara pengalaman kehidupan seni di bentangan nusantara. Sebagai langkah awal seminar dan prosiding ini telah memadahi, karena substansi yang tertampung di dalamnya cukup mempunyai unsur yang tidak konvensional, artinya terdapat beberapa kebaruan, hanya belum meluas sehingga mencakup pengalaman seni nusantara. Area bahasannya ada dua yaitu urientasi pada dunia filsafat pada umumnya dan budaya Jawa yang nota bene merupakan budaya agraris sempit. Padahal nusantara setidaknya mempunyai tiga lingkungan budaya yang sangat kompetitif bila diangkat kepermukaan dunia yaitu (1) budaya kelautan (maritim), lihat seberapa luas masyarakat kita yang budayanya dipengruhi oleh laut; (2) budaya hutan), demikian pula masyarakat kita yang menggantungkan hidupnya kepada kehidupan hutan; dan (3) budaya agraris yang kita anggap sebagai satu-satunya budaya nusantara. Oleh sebab itu kiranya seminar seperti ini harus dilengkapi agar wilayah-wilayah budaya nusantara yang sering kurang mendapatkan perhatian kita seperti budaya maritim dan budaya hutang menjadi fokus kajian.

Type: Article
Subject: 1. ISI Surakarta > Penciptaan dan Pengkajian Seni
Divisions: Faculty of Graduate Programs > School of Master Program (S2)
User deposit: Pascasarjana
Datestamp: 31 Jan 2017 02:58
Last mod: 31 Jan 2017 03:06
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/978

Actions (login required)

View item View item