LAPORAN AKHIR IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM):IbM PRODUKSI dan KAMPANYE FILM KAMPUNG SIAGA BENCANA GEMPA BUMI DI KECAMATAN IMOGIRI KABUPATEN BANTUL

Downloads

Downloads per month over past year

Rahmad, Cito Yasuki and Hudoyo, Sapto and Aryosamodro, Noor Harsya (2014) LAPORAN AKHIR IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM):IbM PRODUKSI dan KAMPANYE FILM KAMPUNG SIAGA BENCANA GEMPA BUMI DI KECAMATAN IMOGIRI KABUPATEN BANTUL. ISI Surakarta. (Unpublished)

[img] Text
IbM IbM PRODUKSI dan KAMPANYE FILM KAMPUNG SIAGA BENCANA GEMPA BUMI DI KECAMATAN IMOGIRI KABUPATEN BANTUL Cito Yasuki.pdf

Download (6MB)

Abstract

Terdapat 6 jenis bencana yang sering dihadapi penduduk Indonesia, yaitu kebakaran hutan, kekeringan, tanah longsor, kebanjiran, letusan gunung berapi dan gempa bumi. Problem selain ancaman adalah bagaimana kemampuan atau kapasitas masyarakat dalam beradaptasi dengan fenomena alam tersebut, apakah rendah, sedang, atau tinggi, yang diindentifikasi dengan penamaan yaitu kerentanan. Implikasi fenomena alam/bencana alam akan lebih dahsyat dan tidak terkontrol apabila masyarakat atau pemangku lain tidak membangun kapasitas dirinya dalam rangka mengurangi kerentanan tersebut. Undang-Undang No 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana memberi amanah kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja bersinergi melakukan upaya yang disebut dengan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) sebagai investasi awal menghadapi bencana yang akan terjadi. Aksi tersebut diturunkan melalui kerjasama antara Perguruan Tinggi dengan kelompok/komunitas masyarakat sebagai upaya bermitra dalam mewujudkan investasi awal yaitu Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Program ini menggunakan media film berbasis masyarakat sebagai alat untuk membangun kapasitas masyarakat mengadapi ancaman, kerentanan dan kondisi lain yang dihadapi oleh masyarakat setempat. Melalui film berbasis masyarakat menggunakan metode partisipatori, Tim Dosen sebagai fasilitator dan pengurus Karang Taruna sebagai peserta maka sejumlah informasi dan data mengenai situasi dan kondisi masyarakat dapat terekam dan menjadi bahan refleksi bersama bagi masyarakat sendiri. Komunitas Karang Taruna Giri Bakti sebagai agen dan agensi merupakan kelompok strategis sebagai subyek yang menginisiasi terjadinya perubahan di dalam struktur masyarakat Desa Girirejo Imogiri Bantul D.I. Yogyakarta. Melalui pelatihan film maka potensi perubahan ini dapat terbangun, tertata dan sistematis serta berpotensi untuk disebarluaskan sebagai upaya membangun kesadaran kritis mengenai risiko bencana gempa bumi sebagai ancaman utama masyarakat desa tersebut. Selama pelatihan dan pendampingan telah terjadi perubahan kepercayaan diri baik individu dan kelompok Karang Taruna Giri Bakti karena telah mampu memproduksi dan mengkampanyekan film partisipatori bertema Pengurangan Risiko Bencana Gempa Bumi dengan lancar dan sistematis. Sehingga muncul kesimpulan awal bahwa peserta telah mampu memproduksi film berbasis masyarakat apabila diberi ruang untuk akses terhadap produksi film. Kata kunci: Pengurangan risiko bencana (prb), gempa bumi, film partisipasi, komunitas

Type: Other
Not controling keyword: Pengurangan risiko bencana (prb), gempa bumi, film partisipasi,komunitas
Subject: 1. ISI Surakarta > Televisi dan Film
Divisions: Faculty of Fine Art and Design > School of Television and Film
User deposit: UPT. Perpustakaan
Datestamp: 24 Nov 2016 02:40
Last mod: 24 Nov 2016 02:40
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/644

Actions (login required)

View item View item