EKOKRITIKISME SARDONO W. KUSUMO: GAGASAN, PROSES KREATIF, DAN TEKS-TEKS CIPTAANNYA

Widaryanto, FX (2015) EKOKRITIKISME SARDONO W. KUSUMO: GAGASAN, PROSES KREATIF, DAN TEKS-TEKS CIPTAANNYA. S3 thesis, INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA.

[img]
Preview
Text
Disertasi-FX. WIDARYANTO-.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan totalitas pemahaman ekokritikisme dalam gagasan ekosentrisme dalam perwujudannya yang unik dan untuk memperoleh gambaran pentingnya sosok Sardono W. Kusumo dalam konstelasi tari yang berpengaruh pada dinamika kehidupan seni di Indonesia. Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengapa gagasan ekosentrisme selalu muncul dalam konseptualisasi teks-teks ciptaannya. Proses dan produk eksperimentasinya menjadi kontribusi penting dalam penciptaan tari sehingga sosoknya sebagai Seniman dan Guru Besar Penciptaan Seni menjadi penting dalam konstelasi tari di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kritik seni holistik yang menelisik faktor genetik, objektif, dan afektif dari proses dan produk teks-teks ciptaan Sardono W. Kusumo dalam perspektif ekokritikisme. Kerangka teoretisnya menggunakan teori Fenomenologi Edmund Husserl yang menawarkan esensi eidetik dalam menangkap kesadaran tematik sebuah teks ciptaan seni; teori Relasionalitas disodorkan oleh Maturana dan Varela sebagai autopoiesis yang menjelaskan sebuah relasionalitas dalam sistem kehidupancakupannya dengan kajian pola, struktur, dalam proses penciptaan diri; teori Hermeneutika meng- interpretasikan fenomena visual yang melekat dalam teks ciptaan seni; dan teori Metaforikal Asketik dari lokal genius Jawa yang mengingatkan pada pentingnya sebuah sensibilitas dalam sebuah laku kreatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut, (1) konsep Lawang Sewusebagai training kepekaanmendasari hampir seluruh teks ciptaan Sardono W. Kusumo; (2) karyanya yang berstruktur terbuka dan bersifat organik,sebagian besar memiliki pola ulang-alik yang paradoksal, antara lain dengan spektrum imajinya yang berada diantara imaji masa lalu dengan nilai-nilai purbawi dan imaji masa kini dalam "dunia yang menjadi,"yaitu sebuah dunia yang mengalirkan proses penciptaanyang mewujuddalam puisi gerak non-representasional; (3) kebanyakan karyanya ditemukan bersifathibrid dan memiliki multifungsi dalam kecenderungan gerak yang vernakular. Kata Kunci: ekokritikisme, proses kreatif, fenomenologi, autopoiesis, dan hermeneutika.

Type: Thesis (S3)
Subject: 1. ISI Surakarta > Penciptaan dan Pengkajian Seni
Divisions: Faculty of Graduate Programs > School of Doctoral Program (S3)
User deposit: Juni Padmono
Datestamp: 20 Oct 2016 04:59
Last mod: 20 Oct 2016 04:59
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/388

Actions (login required)

View item View item