NILAI ESTETIKA DAN ETIKA DALAM GARAP SABET PAKELIRAN PADAT LAKON ABIMANYU RANJAB SAJIAN PURBO ASMORO

Downloads

Downloads per month over past year

Nuswantoro, Dwi Purbo Cahyono (2019) NILAI ESTETIKA DAN ETIKA DALAM GARAP SABET PAKELIRAN PADAT LAKON ABIMANYU RANJAB SAJIAN PURBO ASMORO. S1 thesis, INSTITUT SENI INDONESIA (ISI) SURAKARTA.

[img] Text
DWI PURBO CAHYONO NUSWANTORO (15123109).pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Nilai Estetika dan Etika dalam Garap Sabet Pakeliran Padat Lakon Abimanyu Ranjab Sajian Purbo Asmoro“ bertujuan menjawab permasalahan tentang: (1) Bagaimana garap sabet pakeliran padat dalam lakon Abimanyu Ranjab sajian Purbo Asmoro; (2) Bagaimana garap sabet pakeliran padat dalam lakon Abimanyu Ranjab sajian Purbo Asmoro dipandang dari prespektif estetika dan etika Jawa? Pendekatan seni pertunjukan yang digunakan yaitu konsep nuksma dan mungguh dari Sunardi, teori estetika romantis dari Thomas Aquinas, dan konsep etika Jawa yang dikemukakan oleh Magnis-Suseno. Sumber data penelitian ini adalah rekaman pementasan Purbo Asmoro lakon Abimanyu Ranjab yang dilaksanakan di Auditoriun RRI Semarang dalam rangka gelar seni karya Ki Narto Sabdo dengan tema Kebudayaan Jawa dan Globalisasi berkerja sama dengan STSI dan Yayasan Studi Bahasa Jawa Kanthil Semarang pada tahun 2004. Hasil analisis struktur dramatik lakon Abimanyu Ranjab meliputi pendeskripsian unsur-unsur pembentuk cerita, yaitu: tema, amanat, penokohan (protagonis, antagonis, tritagonis, dan peran pembantu), latar/setting (tempat, waktu, dan suasana. Berdasarkan kajian estetika dan etika diperoleh hasil bahwa garap sabet pakeliran padat lakon Abimanyu Ranjab sajian Purbo Asmoro telah memenuhi kriteria estetika dan etika pedalangan. Garap sabet mampu menggambarkan suasana batin tokoh, karakter tokoh, serta mampu menghidupkan suasana adegan. Selain itu, garap sabet mampu mempresentasikan interaksi manusia dalam etika dan moral masyarakat Jawa. Bila dipandang dari perspektif estetika romantis garap sabet mengandung tiga hal nilai filosofis, yaitu: nilai keindahan yang tampak pada wujud wayang, gerak yang didukung dengan ucapan, dan iringan tampak nuksma dan mungguh. Nilai kebaikan tercermin pada bangunan watak tokoh. Nilai kebenaran tercermin pada penggambaran suasana batin tokoh. Kata kunci: estetika, etika, sabet, Abimanyu Ranjab, pakeliran padat

Type: Thesis (S1)
Not controling keyword: estetika, etika, sabet, Abimanyu Ranjab, pakeliran padat
Subject: 1. ISI Surakarta > Pedalangan
Divisions: Faculty of Performance Arts > School of Pedalangan
User deposit: UPT. Perputakaan
Datestamp: 22 Nov 2019 06:59
Last mod: 22 Nov 2019 06:59
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/3741

Actions (login required)

View item View item