MISE EN SCENE PROGRAM JAGONGAN SAR GEDHE, SEBUAH KAJIAN SEMIOTIKA

Amelia, Citra Ratna (2015) MISE EN SCENE PROGRAM JAGONGAN SAR GEDHE, SEBUAH KAJIAN SEMIOTIKA. S2 thesis, INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA.

[img]
Preview
Text
Tesis Citra Ratna Amel.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Abstrak Penelitian ini berjudul ” Mise En Scene Program Jagongan Sar Gedhe, Sebuah Kajian Semiotika”. Program Jagongan Sar Gedhe adalah program jurnalistik berformat hard interview. Program Jagongan Sar Gedhe memiliki kemasan yang berbeda dengan kemasan yang lazim digunakan pada program jurnalistik berformat hard interview lainnya. Kemasan program ditunjukkan melalui mise en scene program. Keluar dari kelaziman kemasan sajian program hard interview melalui mise en scenenya, membuat program Jagongan Sar Gedhe menjadi sebuah fenomena bahasa dan pertandaan yang masuk dalam kawasan semiotika dan tentu saja menarik untuk diteliti. Program Jagongan Sar Gedhe menarik untuk diteliti lebih jauh lagi, maka peneliti merumuskan permasalahan sebagai berikut; 1. Bagaimana latar belakang penciptaan program Jagongan Sar Gedhe?2. Bagaimana mise en scene program Jagongan Sar Gedhe? 3. Bagaimana makna yang terkandung dalam mise en scene program Jagongan Sar Gedhe?. Langkah konkrit untuk menjawab permasalahan penelitian ini adalah mendeskripsikan latar belakang penciptaan program Jagongan Sar Gedhe, mendeskripsikan mise en scene program Jagongan Sar Gedhe serta menganilis makna yang terkandung dalam unsur mise en scene program Jagongan Sar Gedhe. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotik Roland Barthes dengan melakukan pendekatan signifikansi dua tahap, yaitu tahap denotatif dan konotatif terhadap mise en scene program Jagongan Sar Gedhe. Hasil penelitian ini diantaranya: program Jagongan Sar Gedhe diciptakan sebagai sebuah wadah komunikasi dan wadah pengkritisan bagi para pemangku kebijakan. Budaya lokal disisipkan dalam unsur mise en scene program Jagongan Sar Gedhe, di mana setting yang digunakan menggunakan ikon pasar Gede sebagai background , setting tempat duduk dibuat lesehan dengan menambahkan gerobak HIK dan alat musik gamelan sebagai backdropnya, kostum yang digunakan para pengisi acara antara lain kemeja batik, lurik, dan kebaya dengan tata rias yang natural. Makna dalam unsur mise en scene program Jagongan Sar Gedhe antara lain makna kebebasan berdemokrasi dan toleransi, makna keegaliteran, makna kesederhanaan dan keakraban, serta makna harmoni.

Type: Thesis (S2)
Subject: 1. ISI Surakarta > Penciptaan dan Pengkajian Seni
Divisions: Faculty of Graduate Programs > School of Master Program (S2)
User deposit: Juni Padmono
Datestamp: 18 Oct 2016 03:38
Last mod: 18 Oct 2016 03:40
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/367

Actions (login required)

View item View item