MAKNA MITOS TOKOH PEREMPUAN LAKON ABDULMULUK JAUHARI TEATER DULMULUK TUNAS HARAPAN

Handayani, Tri P. (2016) MAKNA MITOS TOKOH PEREMPUAN LAKON ABDULMULUK JAUHARI TEATER DULMULUK TUNAS HARAPAN. S2 thesis, INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA.

[img]
Preview
Text
Tesis Tri Puji Handayani.pdf

Download (69MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian berjudul “Makna Mitos Tokoh Perempuan Lakon Abdulmuluk Jauhari Teater Dulmuluk Tunas Harapan” ini menganalisis tentang tokoh perempuan yang dimainkan oleh aktor laki-laki dan makna mitos tokoh perempuan dalam lakon Abdulmuluk Jauhari. Dengan menggunakan teori semiotika untuk menjawab permasalahan tersebut maka peneliti membuat beberapa pertanyaan dalam rumusan masalah yang berkaitan dengan: 1. Bagaimana eksistensi teater Dulmuluk kelompok Tunas Harapan, 2. Bagaimana materi mitos wicara tokoh perempuan dalam lakon Abdulmuluk Jauhari pertunjukan teater Dulmuluk kelompok Tunas Harapan, dan 3. Apa makna mitos tokoh perempuan yang hadir dalam lakon Abdulmuluk Jauhari pertunjukan teater Dulmuluk kelompok Tunas Harapan. Penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes untuk melihat analisis tokoh perempuan dalam lakon Abdulmuluk Jauhari. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman yaitu (1) Teater Dulmuluk kelompok Tunas Harapan merupakan salah satu kelompok yang eksis dan masih terus dinikmati masyarakat dan masih menggunakan nilai tradisi dalam pertunjukannya. Kelompok ini menampilkan pertunjukan dengan iringan musik sederhana, dialog menggunakan syair, dan tetap menampilkan tokoh perempuan yang dimainkan oleh aktor laki-laki. (2) Tokoh perempuan yang dimainkan oleh aktor laki-laki menampilkan sosok perempuan dengan menggunakan kostum, make-up, hair style, gerak dan nada yang menyerupai perempuan. Tunas Harapan dalam menampilkan tokoh perempuan melalui aktor laki- laki memiliki simbol-simbol kebudayaan yang disampaikan melalui tokoh perempuan. (3) Tunas Harapan menampilkan tokoh perempuan berdasarkan ideologi gender yang menghadirkan makna perempuan, yaitu perempuan sebagai kesetaraan gender, perempuan sebagai sosok pemberani, perempuan sebagai sosok penguasa, dan perempuan sebagai penyelamat. Kata Kunci: Teater Dulmuluk, Tokoh Perempuan, Makna Mitos.

Type: Thesis (S2)
Subject: 1. ISI Surakarta > Penciptaan dan Pengkajian Seni
Divisions: Faculty of Graduate Programs > School of Master Program (S2)
User deposit: Juni Padmono
Datestamp: 14 Oct 2016 02:31
Last mod: 14 Oct 2016 02:34
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/333

Actions (login required)

View item View item