MULAT SARIRA HANGRASA WANI DALAM PAMUKSA KARYA KI NARTO SABDO

Downloads

Downloads per month over past year

Triyogo, YB Rahno (2016) MULAT SARIRA HANGRASA WANI DALAM PAMUKSA KARYA KI NARTO SABDO. Project Report. Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Surakarta. (Unpublished)

[img] Text
Drs Yb. Rahno Triyogo, M.Hum..pdf

Download (1MB)
Official url: http://repository.isi-ska.ac.id/

Abstract

Mulat Sarira Hangrasa Wani merupakan sebuah ungkapan dalam tradisi Jawa yang berarti berani mengenal potensi diri, sekaligus menyadari kekurangannya. Ungkapan ini melahirkan sikap rendah hati, yang dengan sikap rendah hati itu manusia dapat menata diri dengan baik. Pamuksa merupakan sebuah lakon yang menceritakan bahwa surga dan neraka merupakan suatu pilihan. Surga adalah kebersamaan dengan yang illahi sang sumber kebahagiaan, sedangkan neraka merupakan kebalikannya. Pandhu dan Tremboko telah memetik buah pilihannya. Pandhu masuk neraka bukan karena kesalahan dan dosanya tetapi lebih karena pilihan sendiri. Pilihan Pandhu untuk lebih mencintai duniawi merupakan sikap gegabah yang tidak mulat sarira hangrasa wani. Berkat bakti Bratasena dan Arjuna, puteranya serta dukungan pihak lain yang menaruh perhatian Pandhu diselamatkan. Penelitian ini membicarakan aspek moral, oleh karena itu digunakan pendekatan moral. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah sebuah pesan moral bahwa pertama, jika manusia ingin bahagia maka nilai surgawi merupakan priorotas yang pertama dan utama. Kedua, bahwa bakti anak terhadap orang tua yang dalam tradisi Jawa disebut mikul dhuwur mendhem jero mampu menyelamatkan orang tua dari kehinaan.

Type: Monograph (Project Report)
Not controling keyword: Mulat Sarira, Hangrasa Wani, Pamuksa, Narto Sabdo
Subject: 1. ISI Surakarta > Teater
Divisions: Faculty of Performance Arts > School of Theater
User deposit: UPT. Perpustakaan
Datestamp: 05 Jul 2019 06:49
Last mod: 05 Jul 2019 06:49
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/3297

Actions (login required)

View item View item