JARANAN POGOGAN TEGUH RAHAYU DESA SUGIHWARAS KECAMATAN PRAMBON KABUPATEN NGANJUK (Kritik Seni Holistik)

Downloads

Downloads per month over past year

Anggraini, Marinda Lisa (2018) JARANAN POGOGAN TEGUH RAHAYU DESA SUGIHWARAS KECAMATAN PRAMBON KABUPATEN NGANJUK (Kritik Seni Holistik). S1 thesis, INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA.

[img] Text
Skripsi Marinda Lisa Anggraini.pdf

Download (32MB)
Official url: http://repository.isi-ska.ac.id

Abstract

ABSTRAK JARANAN POGOGAN TEGUH RAHAYU DESA SUGIHWARAS KECAMATAN PRAMBON KABUPATEN NGANJUK (KRITIK SENI HOLISTIK) OLEH MARINDA LISA ANGGRAINI, 2018, Skripsi Program Studi S-1 Jurusan Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Surakarta. Jaranan Pogogan Teguh Rahayu merupakan kesenian Jaranan klasik yang berada di Desa Sugihwaras Kecamatan Prambon berdiri sejak tahun 1956 oleh Maridja. Maridja ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa terdapat kesenian jaranan, tayub dan wayang yang dijadikan satu menjadi sebuah kesenian yang disebut Pogogan. Jaranan Pogogan lebih mengangkat unsur gecul yang diekspresikan lewat mimik wajah, dialog dan beberapa gerakan yang digunakan dalam penyajiannya. Dalam penyajian dari kesenian Pogogan terdapat beberapa kritik yang tersirat pada setiap sajiannya, melalui media kesenian Pogogan dimaksudkan agar krtitikan tersebut dapat sampai kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan mengkaji secara anilitis tentang Jaranan Pogogan Teguh Rahayu, hubungan antara komponen verbal dan non-verbal, makna dari sajian Jaranan Pogogan Teguh Rahayu serta tanggapan dari masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kritik seni holistik. Tahap penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Seluruh data yang didapat kemudian di analisis dengan menggunakan pendekatan kritik holistik yang mencakup faktor genetik, faktor objektif serta faktor afektif. Untuk mengupas hal-hal yang berkaitan dengan faktor objektif secara koreografis menggunakan pemikiran dari Sumandiyo Hadi mengenai bentuk tari. Untuk mengkaji tindak tutur komponen verbal menggunakan pemikiran dari Kreidler. Faktor afektif yang berisi tentang tanggapan yang disampaikan oleh masyarakat maupun seniman tari, serta hubungan antara komponen verbal dan komponen non-verbal Jaranan Pogogan Teguh Rahayu. Integrasi Jaranan Pogogan Teguh Rahayu berdasarkan pengkajian dari faktor objektif dan makna yang terjadi akibat dari hubungan ketiga faktor yang ada. Kata kunci : Jaranan Pogogan, Kritik Seni Holistik, Integrasi Genetik, Objektif, Afektif Jaranan Pogogan Teguh Rahayu.

Type: Thesis (S1)
Subject: 1. ISI Surakarta > Tari
Divisions: Faculty of Performance Arts > School of Dance
User deposit: Pascasarjana
Datestamp: 26 Dec 2018 04:07
Last mod: 26 Dec 2018 04:07
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/2892

Actions (login required)

View item View item