PERANCANGAN INTERIOR AULA, RUANG TRANSIT, PERPUSTAKAAN DAN KANTOR SEBAGAI FASILITAS PENUNJANG MASJID AGUNG AL AQSHA DI KLATEN DENGAN GAYA POSTMODERN

Downloads

Downloads per month over past year

Prakoso, Lalang Madyo (2018) PERANCANGAN INTERIOR AULA, RUANG TRANSIT, PERPUSTAKAAN DAN KANTOR SEBAGAI FASILITAS PENUNJANG MASJID AGUNG AL AQSHA DI KLATEN DENGAN GAYA POSTMODERN. S1 thesis, FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN.

[img] Text
LALANG MADYO PRAKOSO FIX.pdf

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK PERANCANGAN INTERIOR AULA, RUANG TRANSIT, PERPUSTAKAAN DAN KANTOR SEBAGAI FASILITAS PENUNJANG MASJID AGUNG AL AQSHA DI KLATEN DENGAN GAYA POSTMODERN (Lalang Madyo Prakoso, 2018, xvii dan 119 halaman). Tugas Akhir Karya S-1 Program Studi Desain Interior, Jurusan Desain, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Surakarta. Masjid merupakan salah satu tempat ibadah umat Islam. Begitu pula dengan keberadaan Masjid Agung Al Aqsha yang berada di Kabupaten Klaten. Selain sebagai tempat ibadah Masjid Agung Al Aqsha adalah salah satu daya tarik wisatawan karena letaknnya di pinggir Jalan Raya Solo-Yogyakarta, sehingga dapat terlihat keelokan desain arsitekturnya ketika melintasi jalan tersebut. Demi terwujudnya Masjid agung Al Aqsha yang dijadikan ikon di Kabupaten Klaten, maka perlu perancangan interior yang mencerminkan ciri khas kebudayaan lokal Kabupaten Klaten yaitu dengan mengusung tema Batik Bayat yang merupakan salah satu produk unggulan khas Kabupaten Klaten, agar orang tahu bahwa Masjid Agung Al Aqsha adalah masjid agung yang ada di Kabupaten Klaten. Perancangan Interior Aula, Ruang Transit, Perpustakaan Dan Kantor Sebagai Fasilitas Penunjang Masjid Agung Al Aqsha Di Klaten Dengan Gaya Postmodern merupakan perancangan interior yang berada di lantai satu. Dengan mengusung gaya postmodern yang mencampurkan dua gaya yaitu modern dengan tradisional dan menggunakan tema Batik Bayat. Batik Bayat memiliki ciri khas gaya dan bentuknya yaitu menggunakan satu warna dan cenderung coklat tua dan hitam menjadi karakter atau gaya batik Bayat. Batik bayat juga menggunakan warna natural, yang merupakan pewarnaan kain batik dengan menggunakan bahan-bahan alami, seperti dari kulit pohon mahoni, kulit pohon duwet, kulit pohon secang, dan kulit pohon tangi. Batik Bayat juga mempunyai motif khas, yang tidak ada pada daerah industri batik lainnya. Motif batik khas Bayat antara lain latar putih, kambil secukil atau kopi pecah, dan remukan. Kata kunci: Masjid, Kabupaten Klaten, Postmodern, Batik Bayat.

Type: Thesis (S1)
Not controling keyword: Masjid, Kabupaten Klaten, Postmodern, Batik Bayat.
Subject: 1. ISI Surakarta > Desain Interior
Divisions: Faculty of Fine Art and Design > School of Interior Design
User deposit: UPT. Perputakaan
Datestamp: 11 Dec 2018 02:38
Last mod: 11 Dec 2018 02:38
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/2746

Actions (login required)

View item View item