Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMBINAAN SANGGAR SENI PEDALANGAN DI DUKUH KALONGAN KECAMATAN TASIKMADU KABUPATEN KARANGANYAR

Downloads

Downloads per month over past year

Sukatno, Anom (2013) Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMBINAAN SANGGAR SENI PEDALANGAN DI DUKUH KALONGAN KECAMATAN TASIKMADU KABUPATEN KARANGANYAR. Project Report. ISI Surakarta, ISI Surakarta.

[img] Text
LAPORAN PPM 2013 Sukatno, ANOM.pdf

Download (1MB)
Official url: Institional Repository ISI Surakarta

Abstract

Abstrak Sanggar/Paguyuban Wreda Laras dipandang sangat mendesak untuk dibina, atas dasar pertimbangan kepedulian, bahwa para peserta paguyuban sangat bervariasi status sosial dengan dasar usia yang sudah lanjut. Para anggotanya yang terdiri dari anggota PWRI Kabupaten Karanganyar, jumlah pesertanya 40-45 orang, dengan usia 65-75 tahun baik ibu-ibu maupun bapak-bapak. Paguyuban Wredan Laras yang tergabung dalam kesenian tradisi yang meliputi baik sebagai pengrawit, swarawati, wiraswara, mapun dalang. Tujuan mereka berlatih dalam kesenian tradisi selain melestarikan kebudayaan tradisi juga ingin mengembangkan bakat yang ia miliki, baik sebagai Swarawati, pengrawit, maupun sebagai dalang. Pembelajaran di Paguyuban Wreda Laras khususnya pedalangan tidak menggunakan pelatih, sehingga bentuk prakteknya hanya berdasarkan pengalaman pribadi sejak masih aktif sebagai PNS. Kondisi seperti itu, sangat memprihatinkan tetapi pantas dibanggakan, walaupun sudah lanjut usia akan tetapi masih mempunyai semangat belajar. Permasalahan yang muncul dalam pembelajaran yaitu; bagaimana teknik untuk menyeimbangkan pembelajaran berdasarkan bekal yang ia miliki? Bagaimana untuk mendapatkan pembelajaran yang sistematis? Tujuan utama yaitu untuk mendiskripsikan dan mendapatkan cara yang tepat untuk menyeimbangkan pembelajaran peserta binaan, meskipun bekal mereka yang ia miliki berbeda-beda. Selain itu, juga untuk mendapatkan cara yang tepat dalam pembelajaran praktik pakeliran. Hasil yang kita capai yaitu selama pembelajaran yaitu menyeimbangkan konsep tradisi pakeliran yang masih relevan serta di selaraskan dengan kondisi peserta binaan. Selain itu juga memberikan pembentukan karakter psikis dalam upaya penyembuhan kesehatan kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan pembelajaran praktik pakeliran di paguyuban Wreda Laras yaitu metode teori (cak-cakan sabet) dan praktek pakeliran. Materi yang didemontrasikan diantaranya: jejer Astino, bedhol jejer, kedhatonan, (adegan imbuk dan Cangik), adegan paseban jaba termasuk budalan dan kapalan, budalan kreta. Sedangkan materi iringan (Dhodhogan, dan keprakan, kombangan Ladrang Sekar Lesah, dhodhogan dan keprakan adegan jaranan, dhodhogan suwuk gendhing Ketawang dan ladrang, dan adegan Sabrangan, materi tersebut diharapkan dapat dikuasai dengan baik.

Type: Monograph (Project Report)
Notes: Kesimpulan, Daftar Acuan, Narasumber, Lampiran
Not controling keyword: melestarikan kebudayaan tradisi
Subject: 1. ISI Surakarta > Pedalangan
Divisions: Faculty of Performance Arts > School of Pedalangan
User deposit: UPT. Perpustakaan
Datestamp: 15 Nov 2018 02:52
Last mod: 15 Nov 2018 02:52
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/2640

Actions (login required)

View item View item