LAPORAN PENELITIAN WAYANG WONG LAKON LUMBUNG TUGU MAS DALAM UPACARA SURAN DI DESA TUTUP NGISOR, KABUPATEN MAGELANG

Downloads

Downloads per month over past year

Wahyudiarto, Dwi (2009) LAPORAN PENELITIAN WAYANG WONG LAKON LUMBUNG TUGU MAS DALAM UPACARA SURAN DI DESA TUTUP NGISOR, KABUPATEN MAGELANG. Project Report. Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Surakarta. (Unpublished)

[img] Text
Wahyudiarto.pdf

Download (13MB)
Official url: http://repository.isi-ska.ac.id/

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu usaha untuk memahami struktur penyajian dan makna yang terkandung dalam pergelaran wayang wong dengan lakon Lumbung Tugu Mas. Kehadiran wayang wong di desa Tutup Ngisor yang dirintis oleh Yoso Sudarmo Almarhum sejak tahun 1937 sekarang menjadi salah satu acara inti dari upacara Suran bagi warga Tutup Ngisor. Yoso Sudarmo yang pernah belajar wayang wong di Mangkunegaran Sala, dengan kreatifitasnya kemudian mendirikan sanggar Tjipto Boedaya yang sampai sekarang masih aktif dengan kegiatan seninya. Wayang wong dengan lakon Lumbung Tugu Mas, memiliki perbedaan dari wayang wong pada umumnya, diantaranya adalah hanya dipentaskan untuk upacara Suran atau upacara kesuburan, dalang, penari dilakukan oleh trah dari keluarga Yoso Sudarmo, dilakukan setiap tanggal 15 bulan Suro. Lumbung Tugu Mas adalah sebuah ceritera yang penuh makna dan sebagai harapan kesejahteraan bagi keturunan Yoso Sudarmo khususnya dan warga Tutup Ngisor pada umumnya. Sebagai lakon yang dipercaya memiliki kekuatan pangruwatan, tokoh Semar memiliki peran yang sangat penting, karena sastra magis yang disampaikan oleh Semar dipercaya memiliki kekuatan tertentu bagi pendukungnya. Faktor kekuatan magis ini ditentukan oleh sugesti, sedangkan sugesti banyak ditentukan oleh pribadi seseorang atau kelompok masyarakat terhadap obyek yang disugestikan. Selain untuk kebutuhan ritual yang banyak memiliki kandungan nilai simbolik makna yang masih diikuti masyarakat pendukungnya, secara tidak langsung juga untuk kebutuhan sosial, dan kebutuhan estetis. Penelitian ini bersifat kualitatif menggunakan pendekatan historis, antropologis dan sosiologis, dengan metode deskriptif interpretatif. Oleh karenanya penelitian ini berusaha untuk menjaring informasi sebanyakbanyaknya dari Wayang Wong Lakon Lumbung Tugu Mas sebagai obyek penelitian. Pemaparan data disajikan berdasarkan fakta yang ada, narasumber, informan, kemudian ditafsir secara rasional, diharapkan dapat mengupas masalahnya.

Type: Monograph (Project Report)
Not controling keyword: Wayang Wong, Lumbung Tugu Mas, Suran, Tutup Ngisor
Subject: 1. ISI Surakarta > Tari
Divisions: Faculty of Performance Arts > School of Dance
User deposit: UPT. Perpustakaan
Datestamp: 20 Jul 2018 02:52
Last mod: 20 Jul 2018 02:52
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/2510

Actions (login required)

View item View item