“MENJADI DIRI SENDIRI” (PERWUJUDAN KONSEP SILANG BUDAYA DALAM KARYA MUSIK)

Downloads

Downloads per month over past year

Haris, Asep Saipul (2017) “MENJADI DIRI SENDIRI” (PERWUJUDAN KONSEP SILANG BUDAYA DALAM KARYA MUSIK). S3 thesis, INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA.

[img] Text
Disertasi Karya Seni Asep Saepul Haris.pdf

Download (11MB)
[img] Video
Trailer Asep SH.mpg

Download (77MB)
Official url: http://repository.isi-ska.ac.id

Abstract

ABSTRAK Penciptaan komposisi musik “Menjadi Diri Sendiri” (Perwujudan Konsep Silang Budaya Dalam Karya Musik) berangkat dari fenomena silang budaya yang dialami oleh individu secara personal. Silang budaya tidak hanya dipahami sebagai hasil dari percampuran dua unsur atau lebih budaya yang berbeda. Namun, di dalam dimensi yang lebih luas pada konteks penciptaan karya ini, silang budaya diartikan sebagai suatu hal terkait dengan perjalanan panjang dalam bentuk pengembaraan dan penjelajahan diri menuju proses silang budaya dengan melalui berbagai tahapan dan persoalan budaya tentunya. Persoalan demi persoalan yang dilalui memunculkan nilai-nilai yang menjadi penting dalam pembentukan karakter diri untuk menjadi individu yang mampu beradaptasi dan membaur dengan masyarakat di luar kebudayaannya. Ide dan gagasan tersebut kemudian diwujudkan dalam penciptaan komposisi musik yang menekankan pada aspek garap yang meliputi beberapa unsur yaitu: ruang, gerak, vokal, ritme, dan sebagainya. Penekanan pada aspek garap juga didukung dengan beberapa konsep garapan yaitu: eksplorasi, elaborasi, dan kolaborasi. Tiga konsep garapan tersebut menjadi penting sebagai penguat dalam mewujudkan tema dan suasana musikal yang terdapat pada karya tersebut. Tujuan penciptaan karya ini adalah untuk mengeksplorasi unsur-unsur budaya musik dari kedua kebudayaan yang berbeda, untuk diolah menjadi kesatuan menjadi karya musik baru; menghasilkan prinsip dan konsep penciptaan musik, berpijak dari dua unsur budaya musik yang berbeda; dan menghasilkan karya musik baru yang dapat diapresiasi oleh kalangan pemilik budaya musik yang lebih luas. Karya ini diwujudkan dengan mengunakan metode ngumbara, pada tataran penjelajahan ide dan kerja eksploratif; dan metode hiduik basamo, pada tataran kerja kreatif penciptaan karya. Dua bentuk metode berkarya tersebut membantu dalam melahirkan karya komposisi musik “Menjadi Diri Sendiri” dalam tiga bagian karya yang meliputi: “Maraso-rasoi”, “Adu manis”, dan “Basitungkin”. Tiga bagian karya ini merupakan represantasi dari tahapan-tahapan pengembaraan diri penjelajahan diri sebagai individu yang sedang melalui proses silang budaya. Masing-masing bagian karya tersebut mencerminkan tema-tema dan suasana musikal yang telah dirumuskan dalam konsep, yang kemudian menjadi karya seni. Kata Kunci : Komposi Musik, “Menjadi Diri Sendiri”, Garap, Silang Budaya.

Type: Thesis (S3)
Subject: 1. ISI Surakarta > Penciptaan dan Pengkajian Seni
Divisions: Faculty of Graduate Programs > School of Doctoral Program (S3)
User deposit: Pascasarjana
Datestamp: 30 Nov 2017 03:16
Last mod: 30 Nov 2017 03:24
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/1682

Actions (login required)

View item View item