BENTUK DAN STRUKTUR PERTUNJUKAN TEATER DULMULUK DALAM LAKON ZAINAL ABIDINSYAH DI PALEMBANG

Downloads

Downloads per month over past year

Dhony, Nugroho Notosutanto Arhon (2014) BENTUK DAN STRUKTUR PERTUNJUKAN TEATER DULMULUK DALAM LAKON ZAINAL ABIDINSYAH DI PALEMBANG. S2 thesis, INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA.

[img] Text
Tesis Nugroho Notosutanto Arhon Dhony.pdf

Download (2MB)
Official url: http://repository.isi-ska.ac.id

Abstract

ABSTRAK Penelitian berjudul “Bentuk dan Struktur Pertunjukan Teater Dulmuluk dalam Lakon Zainal Abidinsyah di Palembang” ini berusaha menggali dan menganalisis bentuk, struktur dan fungsi pertunjukannya bagi kehidupan masyarakat Palembang dengan menggunakan pendekatan teori dramaturgi, struktur, dan fungsi. Untuk menjawab permasalahan tersebut maka peneliti membuat beberapa pertanyaan dalam rumusan masalah yang berkaitan dengan: 1. Bagaimana bentuk pertunjukan Teater Dulmuluk dalam lakon Zainal Abidinsyah, 2. Bagaimana struktur pertunjukannya, dan 3. Bagaimana fungsi pertunjukan Dulmuluk dalam kehidupan masyarakat Palembang. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah dramaturgi, struktur, dan fungsi. Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode deskriftif analisis. Metode pengumpulan data dilakukan degan observasi, studi pustaka, wawancara, dan dokumentasi. Teater Dulmuluk merupakan produk seni rakyat (teater rakyat) yang pada awalnya berupa pembacaan syair atau sastra lisan hingga menjadi teater yang utuh seperti sekarang, dari dibaca, dibacakan, diperagakan, lalu diperankan dengan diiringi musik sebagai ilustrasi. Pada awalnya Teater Dulmuluk tidak memiliki naskah yang tertulis, pertunjukannya dilakukan dengan cara spontanitas atau dengan berimprovisasi dari para pemain, belum ada naskah yang lengkap, hanya garis besarnya saja yang disampaikan secara lisan kepada para pemain dan disesuaikan dengan cerita yang akan disampaikan. Hasil penelitian menunjukkan bentuk penampilan yang semula hanya diperankan oleh laki-laki kini dapat diperankan oleh perempua. Waktu pementasan bisa dipersingkat dengan memadatkan dan mengambil fragmen ceritanya saja demi kebutuhan pentas. Adapun struktur pertunjukannya adalah kisoh, bermas pembuka, adegan demi adegan, dan bermas penutup. Fungsi pertunjukannya berfungsi sebagai sarana ritual, hiburan pribadi, presentasi estetis, hiburan (tontonan), pendidikan, juga berfungsi sebagai sarana mencari nafkah. Kata Kunci: Teater Dulmuluk, Bentuk, Struktur, dan Fungsi.

Type: Thesis (S2)
Subject: 1. ISI Surakarta > Penciptaan dan Pengkajian Seni
Divisions: Faculty of Graduate Programs > School of Master Program (S2)
User deposit: Pascasarjana
Datestamp: 07 Mar 2017 02:59
Last mod: 07 Mar 2017 02:59
URI: http://repository.isi-ska.ac.id/id/eprint/1060

Actions (login required)

View item View item