PENGEMBANGAN MODEL CINDERAMATA ETNIK DENGAN MUATAN KEARIFAN LOKAL CANDI SUKUH

Effy Indratmo NS, Amir Gozali

Abstract


Saat ini, dunia telah memasuki era industri kreatif. Untuk memenangkan persaingan tak cukup hanya berbekal unik dalam memproduksi sebuah komoditi. Kelokalan harus dieksploitasi secara positif dan Indonesia memiliki keuntungan karena memiliki kekayaan budaya yang bisa diolah. Penelitian ini adalah salah satu bagian dalam mengolah kearifan lokal menjadi sebuah komoditi. Mengolah kearifan lokal Candi Sukuh yang terletak di lereng Gunung Lawu di Karanganyar Jawa Tengah menjadi produk cinderamata.

Cinderamata atau souvenir adalah benda yang dibawa pulang oleh wisatawan sebagai kenang-kenangan bagi perjalanannya. Cinderamata merupakan mata pencaharian sebagian masyarakat di sekitar Candi Sukuh. Meskipun demikian penjualan cinderamata dari masyarakat tersebut masih minim dan tidak berkembang. Beberapa penyebabnya adalah ketidakmampuan dari masyarakat untuk memproduksi sendiri, model yang sedikit, dan kualitas yang rendah.

Metode yang digunakan adalah pendekatan Research and Development. Dengan metode tersebut, peneliti melakukan serangkaian langkah yaitu tahap studi pendahuluan (studi literatur dan studi lapangan), perencanaan (mengimplementasikan kearifan lokal Candi Sukuh menjadi rancangan bentuk cinderamata), pembangunan (membuat model, mencetak, menuang, dan memproduksi), uji coba kualitas cinderamata dan evaluasi, dan yang terakhir adaalah diseminasi.

 

Kata kunci: candi Sukuh, cinderamata etnik, kearifan lokal. 


Full Text:

PDF

References


Asmadi, Suwarno. (2004). Candi

Sukuh: Antara Situs Pemujaan dan

Pendidikan Seks), Surakarta, CV

Massa Baru.

Bagyono. (2007). Pariwisata dan

Perhotelan. Bandung. Alfabeta.

Borg, Walter, R & Gall, Meredith,

D, (1983). Educational Research:

An Introduction. New York:

Longman Inc.

Cholis, Henri & Rahman A.

(2011). Kajian Figur Relief Candi

Sukuh Sebagai Model Perancangan Animasi Kartun 2D Iklan

Layanan Masyarakat. Laporan

Penelitian . Surakarta: ISI Surakarta.

Keraf, A.S. (2010). Etika

Lingkungan Hidup. Jakarta: Penerbit Buku Kompas

Ridwan. N.A. (2007). “Landasan

Keilmuan Kearifan Lokal”. Jurnal

Studi Islam dan Budaya. Vol.5, (1),

-38.

P & K. (1977). Candi Sukuh dan

Kidung Sudamala. Proyek Pengembangan media Kebudayaan Ditjen

Kebudayaan Departemen P & K.

Warsidi. (1984). Studi Bentuk

Wayang Pada Relief Candi Sukuh.

Skripsi: Fakultas Sastra Universitas

Sebelas Maret.

Soetarno. (1988). Aneka candi

kuno di Indonesia. Semarang:

Dahara Prize.

Candi Sukuh. (21 Juni 2015).

http://candi.perpusnas.go.id/temple

s/deskripsi-jawa_tengah

candi_sukuh

Candi-candi di Jawa tengah. (2

Mei 2015). http://candi.pnri.go.id/

jawa_tengah_yogyakarta/sukuh/suk

uh.htm

Ratna Roostika. (5 November

. Analisis Pengaruh Bauran

Pemasaran Produk Cindera Mata

terhadap Kepuasan Wisatawan

Domestik di Yogyakarta.

http://download.portalgaruda.org/art

icle.php?article=114444&val=5240

Rosramadhana & Anisa Rodia

Harahap. (5 November 2015),

Pemanfaatan Batok Kelapa

menjadi Cinderamata sebagai Alternatif Penanggulangan Kemiskinan, http:// jurnal.unimed.ac.id/2012/

index.php/jupiis/article/view/2288/1

Taswadi. (5 November 2015).

Antara Padalarang Dan Rajamandala (Meningkatkan Mutu Estetik

Cengcelengan Cinderamata dari

Bandung Barat)

http://jurnal.upi.edu/file/Taswadi.pdf


Refbacks

  • There are currently no refbacks.